Makanan Penunda Haid

Makanan Penunda Haid

Sebagian wanita mungkin pernah memiliki keinginan untuk menunda haid karena berbagai alasan. Salah satu cara alami yang mungkin sering direkomendasikan adalah konsumsi makanan yang memperlambat haid.

Baca Juga : Vitamin Untuk Ibu Hamil

Memang ada beberapa jenis makanan yang secara turun-temurun diklaim mampu menunda haid. Akan tetapi, hingga saat ini, belum ada jenis makanan yang benar-benar terbukti secara ilmiah dapat dijadikan cara menunda haid yang efektif.

Berbagai Jenis makanan yang dapat memperlambat haid

Berikut adalah beberapa klaim mengenai makanan dapat memperlambat haid secara alami. Namun, Anda perlu ingat bahwa efektivitas makanan ‘penunda haid’ ini belum didukung data atau hasil penelitian ilmiah yang memadai.

Memang tidak ada salahnya untuk mencoba. Namun, ada baiknya Anda tidak terlalu berharap berlebihan terhadap keberhasilannya sebagai cara menunda haid.

1. Cuka apel

Tidak dipungkiri bahwa cuka apel merupakan bahan makanan yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Ini semua berkat kandungan vitamin, polifenol, dan asam asetat di dalamnya yang berperan penting untuk tubuh.

Akan tetapi, sejauh ini belum ada hasil penelitian yang mendukung kemampuan cuka apel sebagai makanan yang memperlambat haid.

Alih-alih sebagai makanan penunda haid, sebuah penelitian yang dipublikasikan di Jepang malah menunjukkan bahwa cuka apel dapat membantu menyebabkan menstruasi pada perempuan yang belum memiliki siklus normal. Misalnya, pada perempuan yang memiliki ketidakseimbangan hormon karena sindrom ovarium polikistik (PCOS).

2. Perasan buah lemon

Klaim makanan yang memperlambat haid selanjutnya adalah perasan buah lemon. Buah ini memang merupakan sumber vitamin C dan antioksidan yang sangat baik.

Meskipun demikian, tidak ada penelitian atau bukti ilmiah apa pun yang mendukung klaim bahwa mengonsumsi perasan jeruk lemon adalah cara menunda haid yang efektif.

3. Gelatin

Gelatin banyak direkomendasikan sebagai makanan yang memperlambat haid. Makanan ini biasanya dikonsumsi dengan cara dilarutkan dalam air hangat, kemudian diminum.

Cara menunda haid ini diklaim efektif untuk memperlambat menstruasi hingga empat jam. Jika ingin menunda haid lebih lama, Anda hanya perlu mengulangi cara ini beberapa kali saja selama dibutuhkan.

Akan tetapi, sama halnya dengan metode-metode sebelumnya, tidak ada penelitian atau bukti ilmiah yang menegaskan bahwa cara menunda haid dengan mengonsumsi gelatin ini efektif.

4. Kacang lentil

Tidak sedikit yang menganggap kacang lentil sebagai salah satu makanan yang memperlambat haid. Kacang ini umumnya dikonsumsi dengan cara disangrai hingga lembut, lalu dihancurkan hingga bubuk menjadi tepung.

Namun, lagi-lagi klaim kacang lentil sebagai makanan yang dapat memperlambat haid belum didukung oleh hasil penelitian atau bukti ilmiah apa pun.

Alternatif cara menunda haid yang lebih efektif

Ada beberapa cara menunda haid yang dianggap lebih efektif ketimbang mengonsumsi berbagai makanan di atas. Berikut adalah beberapa di antaranya.

1. Olahraga

Olahraga berlebihan bisa berdampak pada tertundanya menstruasi. Kondisi ini umumnya terjadi jika seorang perempuan melakukan aktivitas fisik berat selama beberapa hari menjelang waktunya menstruasi. Bahkan, atlet perempuan profesional sering kali tidak mengalami menstruasi.

Meski demikian, tidak ada penelitian terkait olahraga sebagai cara menunda haid dengan sengaja. Kondisi ini lebih sering terjadi sebagai dampak yang tidak direncanakan dan diperkirakan akibat ketersediaan energi yang rendah.

Sehingga, tubuh kemungkinan tidak memiliki cadangan energi untuk memenuhi siklus menstruasi karena olahraga dan pemulihan diri telah menggunakan banyak energi.

2. Pil KB

Pil KB kombinasi yang mengandung progesteron-estrogen dipercaya dapat menjadi cara menunda menstruasi. Sebaiknya, periksakan diri ke dokter dan konsultasikan terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk menggunakan pil KB sebagai cara menunda menstruasi.

3. Norethisteron

Norethindrone (norethisterone) adalah obat resep penunda haid. Dokter dapat meresepkan tiga tablet sehari yang dikonsumsi 3-4 hari sebelum tanggal haid biasanya dimulai. Haid Anda dapat dimulai setelah 2-3 hari sejak Anda menghentikan konsumsi obat tersebut.

Ada beberapa efek samping dari obat norethindrone meliputi mual, nyeri payudara, sakit kepala, dan gangguan suasana hati. Selain itu, orang dengan riwayat gangguan pembekuan darah sebaiknya tidak mengonsumsi obat ini.

Itulah beberapa cara menunda haid, baik lewat makanan hingga cara lainnya. Meski dianggap tidak efektif, Anda tentunya tidak dilarang jika tetap ingin mencoba makanan yang memperlambat haid, selama mengonsumsinya dalam batas aman dan tidak berlebihan.

Arti Warna Darah Haid

Warna darah haid menandakan kesehatan reproduksi seorang wanita. Tak hanya merah, darah haid juga bisa berwarna hitam, abu-abu, cokelat, bahkan oranye.

Para wanita sangat familiar dengan tamu yang tiap bulannya menyambangi mereka. Saat sedang menstruasi atau haid, tidak hanya kram perut saja yang membuat kaum hawa frustrasi, pendarahan yang dialami juga seringkali membuat Anda bolak-balik ke toilet untuk mengganti pembalut.

Baca Juga : Tanda Tanda Keguguran Tidak Keluar Darah

Ketika Anda sedang mengganti pembalut, terkadang Anda dapat menyadari adanya perubahan warna darah haid yang terjadi setiap harinya. Apakah perubahan warna darah haid tersebut tergolong normal?

Warna darah haid dan artinya

Tidak perlu khawatir, tidak semua warna darah haid mengindikasikan suatu gangguan reproduksi yang serius. Umumnya, perubahan warna darah haid merupakan sesuatu yang normal dalam siklus menstruasi.

Berikut adalah beberapa warna darah menstruasi yang bisa terjadi:

1. Warna merah terang

Warna darah haid berupa merah terang menandakan bahwa bahwa darah menstruasi yang dikeluarkan masih segar dan lancar. Warna darah haid yang merah terang biasanya terjadi saat hari pertama menstruasi dan menggelap saat sudah hampir akhir dari menstruasi.

Jika Anda mengalami pendarahan yang berwarna merah terang di luar siklus menstruasi, terdapat kemungkinan bahwa Anda mengalami infeksi yang ditularkan secara seksual, seperti gonore, klamidia, dan sebagainya.

Terkadang pendarahan yang berwarna merah terang dengan jumlah banyak bisa diakibatkan oleh adanya fibroid atau pertumbuhan jaringan pada dinding rahim yang tidak normal. Meskipun sangat jarang terjadi, tetapi kanker rahim bisa menjadi salah satu pemicu pendarahan berwarna merah terang yang berat.

Saat sedang hamil, pendarahan warna merah terang bisa menjadi salah satu tanda bahwa Anda mengalami keguguran. Konsultasikan ke dokter jika Anda mengalami pendarahan di luar masa menstruasi atau saat sedang hamil.

2. Warna hitam

Warna darah haid yang hitam biasanya muncul saat awal dan akhir dari siklus menstruasi dan merupakan sesuatu yang normal. Warna darah haid yang hitam terjadi karena darah dalam rahim lebih lama keluar dan teroksidasi di dalam.

Namun, terkadang warna darah haid yang dominan hitam selama siklus menstruasi bisa menjadi indikasi adanya penyumbatan dalam vagina.

Jika terjadi penyumbatan, maka Anda bisa mengalami gejala lain, seperti kesulitan buang air kecil, bau cairan vagina atau darah yang tidak sedap, rasa gatal dan pembengkakan di sekitar vagina, dan demam.

Darah haid yang abu-abu mengindikasikan adanya infeksi

3. Warna abu-abu 

Apabila warna darah haid adalah abu-abu atau putih, maka kemungkinan besar Anda mengalami infeksi vaginosis bakteri yang menunjukkan tanda lain seperti rasa sakit di vagina, bau vagina yang amis, rasa gatal di dalam dan luar vagina, sensasi panas atau terbakar saat buang air kecil, serta demam.

Jika sedang hamil, pendarahan yang berwarna abu-abu dapat mengindikasikan kemungkinan keguguran.

4. Warna cokelat 

Warna darah haid yang cokelat umumnya menandakan bahwa darah tersebut adalah darah lama yang baru keluar. Warna merah dari darah tersebut berubah menjadi cokelat karena ada proses oskidasi yang terjadi. 

Darah haid yang berwarna coklat bisa keluar saat awal ataupun akhir menstruasi. Darah tersebut bisa jadi merupakan sisa darah dari siklus menstruasi sebelumnya.

5. Warna oranye

Warna darah haid juga bisa berwarna oranye dan terjadi saat darah bercampur dengan cairan dalam rahim. Biasanya darah menstruasi yang berwarna oranye bisa menjadi sinyal kemungkinan hamil atau adanya infeksi pada vagina, seperti trikomoniasis atau vaginosis bakteri.

Infeksi tersebut bisa menunjukkan gejala lain, seperti bau darah atau cairan vagina yang tidak sedap, serta rasa gatal dan ketidaknyamanan di vagina. Konsultasikan ke dokter bila pendarahan berwarna oranye.


Darah haid berwarna merah muda karena tercampur cairan di rahim

6.Warna merah muda 

Warna darah haid yang merah muda muncul ketika darah menstruasi bercampur dengan cairan di rahim. Warna darah haid yang merah muda bisa muncul saat pertengahan ovulasi, serta awal atau akhir dari siklus menstruasi.

Pendarahan yang berwarna merah muda juga dapat muncul karena kadar estrogen yang rendah, luka di vagina atau rahim, penggunaan alat kontrasepsi hormonal, lochia, penurunan berat badan yang banyak, anemia, pola makan yang tidak sehat, dan kemungkinan keguguran.

7. Warna merah tua

Warna darah merah tua umumnya akan keluar di pagi hari saat Anda mengalami menstruasi. Perubahan warna darah haid dari merah haid ke merah tua biasanya terjadi saat darah sudah terlalu lama berada di rahim, namun belum cukup lama hingga sudah mengalami oksidasi.

Darah haid dalam warna ini juga umumnya akan keluar di akhir masa menstruasi saat aliran darah yang keluar dari vagina sudah melambat.

Apa warna darah haid hari pertama?

Haid hari pertama umumnya berwarna kecokelatan. Durasi keluarnya darah tersebut normalnya berkisar antara 3-7 hari, yang diawali dengan bercak cokelat, diikuti darah merah yang menderas, dan diakhiri dengan bercak cokelat kembali. darah cokelat tersebut pun masih tergolong normal. Seperti uraian di atas, haid memang biasanya diawali dengan bercak cokelat. Oleh karena itu, pantaulah terlebih dahulu kondisi Anda hingga hari-hari haid berikutnya.

Biasanya, pada hari-hari selanjutnya, darah merah barulah keluar.Apabila benar demikian, maka tidak ada yang perlu dicemaskan. Tetapi, apabila haid berlangsung lebih dari 14 hari berturut-turut, atau Anda tidak mengalami haid selama tiga bulan, barulah Anda patut khawatir dan memeriksakan diri ke dokter kandungan.

Warna darah haid yang normal

Secara ideal perdarahan haid yang terjadi pada wanita bisa berupa bercak atau flek, berupa cairan kekentalan, atau bahkan berupa gumpalan. Sedangkan warna darah haid yang dikatakan normal bisa berwarna merah, kecoklatan, dan juga kehitaman. Siklus haid seorang wanita yang normal berkisar antara 21 hari sampai dengan 35 hari. Sedangkan, idelanya proses haid seorang wanita terjadi selama 2 - 14 hari. Adapun kondisi-yang dapat mempengarhui siklus haid wanita diantaranya adalah:

Adanya maslaah hormonal, seperti pada PCOS

Adanya masalah berat badan, baik berupa obesitas, berat badan kurang, bahkan adanya perubahan berat badan secara mendadak

Adanya stres dan atau kelelahan secara fisik akibat terlalu banyak aktifitas

Adanya masalah lain pada organ reproduksi seorang wanita.

Risiko bahaya minum kopi saat haid bagi wanita

Minum kopi merupakan salah satu solusi paling favorit banyak orang ketika sedang ngantuk atau merasa lemas karena kafeinnya terbukti mampu menambah energi.
Hal ini dijelaskan oleh penelitian dalam jurnal Psychopharmacology yang menyebut kafein terserap dalam darah sehingga mampu mengurangi kelelahan dan tubuh pun menjadi lebih segar. 
Efek penyegaran inilah yang rupanya dicari oleh banyak wanita haid. Sebab saat menstruasi, riset pada jurnal National Center for Biotechnology and Information melaporkan wanita lebih gampang lemas karena tubuhnya kekurangan zat besi yang keluar bersama darah menstruasi. 
Akan tetapi, selama haid pula tubuh mengalami gejolak hormon. Asupan kafein yang berlebihan dapat berefek tidak mengenakkan bagi tubuh.
Lantas, apa bahaya kopi bagi wanita haid?
1. Memperparah rasa nyeri haid
Saat menstruasi, rahim berkontraksi untuk membantu mengeluarkan darah. Ketika rahim berkontraksi, rahim mengeluarkan hormon prostaglandin. Hormon ini mampu memunculkan rasa sakit. Akibatnya, nyeri dan keram saat menstruasi pun kerap terjadi.
Sayangnya, minum kopi saat haid justru menambahkan rasa nyeri tersebut. Riset yang terbit pada jurnal Open Access Macedonian Journal of Medical Sciences menemukan, kafein mampu menyempitkan pembuluh darah sehingga otot rahim semakin mengencang.
Bahkan, dalam kasus tertentu, kafein pada kopi mampu meningkatkan risiko dismenore, yaitu nyeri haid yang parah.
2. Menyebabkan dehidrasi
Sebelum minum kopi saat haid, perlu diingat bahwa kafein bersifat diuretik yang membuat Anda lebih sering buang air kecil.
Sebuah riset yang diterbitkan Journal of Science and Medicine in Sport menyatakan, orang kerap buang air kecil setelah minum kopi karena kafein menghambat penyerapan natrium di ginjal. Hal ini meningkatkan jumlah maupun volume urin saat buang air kecil.
Jika urin terus-menerus dikeluarkan, hal ini menyebabkan tubuh kekurangan cairan yang parah (dehidrasi).
3. Emosi semakin tidak stabil
Riset yang ditampilkan pada Journal of Environmental Research and Public Health menemukan, setelah masa ovulasi hingga menstruasi berakhir, kadar hormon estrogen di dalam tubuh pun menurun. Hal ini pun diikuti dengan kadar serotonin yang turut berkurang.
Serotonin bekerja untuk memicu rasa puas, senang, dan optimisme. Jika serotonin berkurang, maka merasa sedih, tidak berminat melakukan apapun, mudah marah dan tersinggung. Fenomena ini kerap ditemukan saat menstruasi.
Bahaya minum kopi bagi wanita haid adalah lonjakan kadar kafeinnya. Dalam hal ini, akibat minum kopi saat menstruasi, kandungan kafein tersebut menyebabkan kecemasan. Terbukti pada riset Public Health Briefs menemukan, kandungan kafein merangsang produksi hormon katekolamin ketika minum kopi saat haid.
Hormon ini dihasilkan ketika seseorang sedang berhadapan dengan pemicu stres atau kecemasan. Dalam hal ini, katekolamin membantu tubuh untuk bersiap-siap melawan atau lari dari ancaman. Semakin banyak katekolamin yang diproduksi, Anda semakin rentan bad mood.
4. Perut menjadi kembung
Saat menstruasi, kadar hormon estrogen pun meningkat. Riset yang terbit pada jurnal Endocrinology and Metabolism menemukan, hormon estrogen mampu menahan air di dalam tubuh. Oleh karena itu, saat menstruasi Anad cenderung mengeluhkan perut terasa kembung, begah, dan membengkak karena pertambahan berat air.
Sebuah penelitian yang terbit pada jurnal Disease of the Esophagus menemukan, ketika minum kopi saat haid, kandungan kafein melemahkan otot yang menghubungkan kerongkongan dan lambung.
Hal ini membuat asam dari lambung terdorong ke arah kerongkongan. Efeknya, perut terasa tidak nyaman dan memperparah kembung yang sudah terjadi terjadi saat menstruasi.
Anjuran aman minum kopi saat haid
Lantas, bolehkah minum kopi saat haid? Sebenarnya, boleh saja.
Tidak ada larangan pasti mengenai minum kopi saat haid. Hal di atas adalah efek samping yang cenderung akan dirasakan jika Anda minum kopi terlalu berlebihan, baik terlalu banyak porsinya atau terlalu sering.
Lantas, berapa banyak jumlah minum kopi saat haid yang dianjurkan? Food and Drug Administration (FDA) pun telah menentukan ambang batas konsumsi kafein harian, yaitu 400 miligram per hari.
Jika diperkirakan, jumlah ini setara dengan empat hingga lima cangkir kopi. Untuk mengurangi rasa tidak nyaman, sebaiknya kurangi jumlah minum kopi saat haid hanya 1-2 cangkir agar asupan kafein tidak mencapai 400 miligram per hari.


komentar